TUroTUr5TpA6TUO7BSM0TfG0Ti==

Sindrom ‘OTW Padahal Baru Mandi’: Kenapa Kita Suka Bohong Waktu?


BANGSAHEBAT.COM
 - Halo semuanya! Kembali lagi bareng aku, Sonya, di segmen yang selalu bikin kalian manggut-manggut sambil senyum miris: BERITA APA ALA SONYA!

Hari ini kita mau bahas fenomena yang relate-nya akut dan dialami hampir semua orang Indonesia: Sindrom “OTW Padahal Baru Mandi”.

Yes, siapapun yang baca ini pasti minimal pernah:

  • bilang “otw” padahal masih pake handuk,
  • atau bilang “5 menit lagi” padahal baru buka lemari,
  • atau chat “gas” padahal kasur masih lebih lengket daripada ikatan kita sama mantan… loh kok jadi curhat?

Tapi tenang, hari ini kita bahas pakai kacamata Sonya: logis, lucu, dan biar kamu makin paham kenapa fenomena ini terjadi dari sisi psikologi, budaya, dan kebiasaan sosial kita sebagai masyarakat +62.

Fenomena ‘OTW’ Itu Sudah Jadi Bahasa Gaul Waktu

Coba ingat:
Kapan terakhir kali kamu beneran sudah di jalan saat bilang “OTW”?

Jawabannya: LANGKA.
Saking langkanya, kalau ada temen bilang “OTW” dan beneran OTW, kita sampai shock:

“Hah? Dia beneran otw? Kok beda banget dari biasanya? Dia lagi kenapa? Dikejar debt collector?”

Fenomena ini membuat kata “OTW” mengalami inflasi makna.
Kalau di KBBI: On The Way = sedang dalam perjalanan.
Kalau di dunia nyata: On The Way = sedang dalam proses menuju berniat untuk memulai langkah awal persiapan untuk berangkat.

Alias:
BARU MAU MULAI MIKIR BERANGKAT.

Keren ya?
Kayak multilayered onion. Banyak lapis kebohongan manisnya.

Psikologi di Balik Kebiasaan “OTW Padahal Baru Mandi”

Mungkin kedengarannya sepele, tapi fenomena ini ada penjelasan ilmiahnya, bukan sekadar malas.

Ada 3 faktor utama:

A. “Optimism Bias”: Kita Menganggap Diri Sendiri Lebih Cepat Dari Realita

Pernah ngerasa “mandi 3 menit cukup kok”, padahal realitanya 11 menit ditambah scroll HP 9 menit?

Itu karena otak manusia terlalu optimis menghitung waktu.
Termasuk:

  • waktu siap-siap
  • waktu nyari baju
  • waktu nunggu ojek
  • waktu ngecek cermin 8 kali
  • waktu marah-marah karena rambut nggak sesuai harapan

Optimism Bias membuat kita meremehkan durasi aktivitas kecil.
Jadi “otw” terasa logis walau belum mulai apa-apa.

B. “Time Softening”: Kita Melunakkan Keburukan

Ini adalah teknik psikologis kita untuk mengurangi rasa bersalah.

Daripada bilang:

“Sorry aku belum siap.”

Kita memilih kalimat:

“Otw ya.”

Yang artinya: guilty but cute.
Karena manusia lebih suka dianggap niat daripada jujur tapi terlihat malas.

C. Takut Mengecewakan Orang Lain

Kita takut dibilang:

  • lama,
  • lelet,
  • ngaret,
  • nyusahin,
  • “biasa anaknya gitu”.

Jadi “OTW” adalah kalimat paling netral untuk menjaga hubungan.

Walaupun ya, tetap bikin orang nunggu juga.

Budaya “Jam Karet” Versi Premium

Indonesia punya budaya “jam karet” yang datang dari bertahun-tahun fleksibilitas sosial.

Tapi OTW padahal baru mandi adalah versi upgrade.
Ini Jam Karet 5G Ultra Fast.

Karena:

  • Lokasi beda
  • Situasi beda
  • Durasi beda
  • Tapi kata pengantar tetap satu: OTW

Kata ini jadi solusi universal untuk semua keadaan, dari nongkrong santai sampai meeting penting.

Dampaknya ke Kehidupan Sosial (Nggak Sesederhana Itu!)

Walau lucu, efeknya cukup ngena:

A. Trust Issue Mini Version

Tidak besar, tapi cukup mengganggu:
teman jadi susah percaya jam kamu.
Kalau kamu bilang “otw 10 menit”, otaknya auto translate:

“Berarti 30 menit.”

Ini merusak standar waktu dalam kelompok.

B. Semua Orang Ikut Nyontoh

Fenomena sosial itu menular.
Kalau satu orang mulai otw palsu, yang lain akan merasa:

“Ya udah, kalau dia bisa, gue juga.”

Akhirnya satu tongkrongan punya jam sendiri:
Jam 19:00 = jam 19:45.

C. Waktu Tunggu yang Memperburuk Mood

Nunggu itu nggak enak.
Apalagi kalau:

  • lapar
  • di luar panas
  • sudah siap dari 1 jam lalu
  • pakai parfum mahal tapi nunggu sendiri

OTW palsu memperpanjang masa sengsara ini.

Contoh Kasus Paling Relate (Siap-siap Ngakak Miris)

Kasus 1: Grup WA Nongkrong

A: “Gas yuk jam 7!”
B: “Otw.”
A: “Kok nggak share lokasi?”
B: “Sinyal jelek.”

Padahal dia lagi ngibasin rambut pake hairdryer.

Kasus 2: Meeting Online

Host: “Udah join ya?”
Peserta: “OTW zoom.”
Nyatanya masih masang ring light.

Kasus 3: Dijemput Temen

Kamu chat: “Udah depan ya?”
Temen: “OTW bro!”

Padahal dia baru ngambil kunci motor.

Bisa Diperbaiki? Bisa! Tapi Perlu Strategi + Kejujuran Bertahap

Karena budaya ini sudah umum, mengubahnya perlu perlahan.
Sonya sudah rangkum tips paling realistis:

A. Ganti Bahasa Jadi Lebih Jujur Tapi Tetap Santai

Daripada “otw”, bisa:

  • “Baru siap-siap ya bentar”
  • “Give me 10 mins”
  • “Belum jalan tapi bentar lagi kok”

Nggak menyakitkan, tapi jelas.

B. Set Waktu Janji Lebih Realistis

Kalau kamu butuh 45 menit untuk siap-siap, bilang 1 jam.
Ini cara paling sehat mengatasi optimism bias.

C. Stop Malu Ngaku Telat

Kamu manusia, bukan robot.
Ngaku telat itu lebih baik daripada pura-pura otw tapi nyusahin orang.

D. Gunakan Timer Waktu Siap-siap

5 menit mandi = 5 menit
5 menit skincare = 5 menit
15 menit milih baju = 15 menit
Scroll HP = 0 menit
(Eh ini yang susah.)

Fenomena "OTW Padahal Baru Mandi" ini kelihatannya lucu dan kecil, tapi sebenarnya menggambarkan banyak hal:

  • cara kita memandang waktu,
  • cara kita menjaga relasi sosial,
  • cara kita menutupi rasa malu,
  • cara kita berkomunikasi di era digital.

Ini bukan sekadar bohong kecil — tapi refleksi budaya.

Dan seperti biasa, BERITA APA ala Sonya bukan hanya ingin bikin kamu ketawa, tapi juga mikir:

Kenapa kebiasaan kecil bisa sedalam itu maknanya?

So… setelah baca ini:
kalau kamu bilang “OTW”,
aku doain kamu beneran OTW, bukan OTW versi handukan edition. 😄

Sampai jumpa di berita berikutnya!

Pastikan Selalu Berkomentar Yang Baik, Tidak Menyinggung Ras, Suku, Agama dan Rasis

DAFTARKAN DIRIMU MENJADI BAGIAN DARI BANGSA HEBAT DENGAN MENDAFTAR ID BANGSA HEBAT, ADA UNDIAN BERHADIAH DAN JUGA UANG JUTAAN RUPIAH SETIAP BULANNYA. DAFTAR KLIK DISINI Dan Cek Aktivasi ID Kamu Setelahnya Disini Setelah Tergabung dan Memiliki ID BANGSA HEBAT id.bangsahebat.com

https://www.bangsahebat.com/search/label/FOKUS%20BANGSA
https://www.bangsahebat.com/p/press-release-gerakan-bangsahebatcom.html

Type above and press Enter to search.