BANGSAHEBAT.COM - Halo semuanya! Balik lagi bareng aku, Sonya, di BERITA APA—program yang khusus membedah fenomena sosial kita yang kadang kocak, kadang menyebalkan, tapi selalu menarik buat diulik.
Topik hari ini… ya ampun, ini udah kayak penyakit nasional sih. Sindrom “Bentar lagi nyampe” padahal baru masuk GOJEK/GRAB, baru nyalain motor, atau baru geser pintu pagar rumah.
Dan entah kenapa… kita semua pernah jadi pelakunya.
Iya, termasuk kamu. Jangan pura-pura suci. 😌
Oke, mari kita bedah fenomena ini dari A sampai Z seperti biasa—dengan gaya analisis Sonya yang super imersif, penuh gesture, dan kritis tapi santai.
“Bentar Lagi Nyampe” – Kebohongan Putih Paling Populer di Asia Tenggara
Fenomena ini bukan sekadar kebiasaan… ini udah kayak package lengkap kepribadian orang Indonesia.
Kalau orang Barat bilang:
“I’ll be there in 10 minutes.”
Biasanya beneran 10 menit.
Kalau orang Indonesia bilang:
“5 menit lagi ya.”
Itu artinya:
- Baru milih kaos
- Baru nyalain motor
- Baru keluar kamar mandi
- Atau yang lebih parah: baru bangun dan sedang memikirkan alasan
Dan yang paling ikonik dari semuanya:
“Bentar lagi nyampe kok, tinggal dikit.”
Padahal yang tinggal dikit itu… harga diri karena ketahuan bohong. 😌
Fenomena ini begitu akrab di telinga karena:
- temanmu pasti pernah bilang,
- pacarmu pasti pernah bilang (dan kamu juga),
- bahkan guru, dosen, atau kolega kantor pun sering memakai kalimat legenda ini.
Kenapa Kita Sering Ngasih Live Location Palsu? Ini Dia Penyebabnya!
Oke, mari kita kupas secara psikologis dan budaya.
Menurut kajian—dan juga observasi Sonya di lapangan ala-ala detektif sosial—ada beberapa faktor utama.
1️⃣ Kita Bangsa yang Gampang Sungkan
Budaya Indonesia tuh unik: ingin sopan, tapi akhirnya malah putar-putar kata.
Saat kita telat, rasanya nggak enak banget untuk bilang:
“Sorry ya baru siap-siap.”
Maka lahirlah kalimat penyelamat:
“Bentar lagi nyampe kok.”
Sopan sih… tapi nyatanya bikin orang nunggu lebih lama.
Sungkan bisa jadi boomerang, bestie.
2️⃣ Takut Dianggap Tidak Respect Waktu
Kita takut di-judge:
- “Duh nggak bisa manajemen waktu ya?”
- “Ih nggak disiplin banget.”
- “Kamu tuh orangnya nggak niat ya ketemu aku?”
Biar aman, kita memilih:
“Gue sudah OTW ya.”
Padahal baru ikat rambut.
3️⃣ Optimisme Berlebihan (Baca: Ngibul Plus Rasa Percaya Diri Tinggi)
Fenomena optimisme ini berbahaya:
Kita suka overestimate kemampuan diri.
Misalnya:
- Padahal jarak 30 menit, kita rasa bisa ditempuh dalam 10 menit.
- Padahal macet parah, kita pikir bisa lewat jalur ninja.
- Padahal belum mandi, kita pikir "Ah mandi 3 menit juga bisa."
Kenyataannya?
Tidak ada manusia secepat itu, kecuali The Flash.
4️⃣ Kita Bangsa yang Punya Fear of Missing Out Level Dewa
Ketika teman-teman udah ngumpul duluan:
- Kita merasa harus cepat.
- Harus segera “nyampe”.
- Harus “kelihatan nggak ketinggalan”.
Jadi apa yang terjadi?
Kita chat dulu: “Bentar lagi nyampe ya.”
Realitanya: masih buka helm.
5️⃣ Kita Ingin Mengurangi Drama
Ini alasan paling manusiawi.
Kadang kita tahu kalau kita telat, pasti ada:
- ceramah,
- sindiran,
- atau “Ih telat lagi” yang menyakitkan jiwa.
Untuk menghindari drama itu, kita putuskan:
“Mending bilang bentar lagi nyampe.”
Pas sampai?
Ya terima tatapan menilai dari orang-orang. 😌
Sindrom Ini Lebih Parah di Grup Chat
Ini fase ultimate chaos.
Karena di grup chat, sindrom ini berubah format menjadi:
- “OTW ya gaes.” (padahal belum turun dari kasur)
- “5 menit ya, sumpah.” (kata sumpah tetap tidak meningkatkan kredibilitas pesan)
- “Gua di jalan kok!” (di jalan rumah maksudnya)
Dan yang paling lucu:
Ketika ada yang share lokasi…
Lokasinya masih rumah.
Tapi orangnya bilang udah dekat.
Itu apa disebutnya?
Bug?
Glitch matrix?
Atau kejujuran yang gagal di-render?
Kenapa Kita Justru Memaafkan Kebohongan Ini?
Nah, yang menarik:
Walaupun kita sadar itu bohong, kita tetap… ya udah lah.
Kenapa?
✔ 1. Karena semua orang juga gitu
Susah marah ke orang yang bohong tentang hal yang…
kita juga sering lakukan.
✔ 2. Karena itu bagian dari “kedekatan”
Percaya atau tidak, kebohongan manis ini justru bikin bonding lucu-lucuan.
Contoh:
“Lu dimana?”
“Bentar lagi.”
“Lu bohong ya?”
“Iya.”
Hubungan sakral seperti ini… hanya dimiliki teman-teman ngopi dan nongkrong jam 11 malam.
✔ 3. Karena manusia Indonesia itu mudah memaafkan
Walaupun sering bohong…
tapi kita selalu bilang:
“Yaudah lah gapapa.”
Padahal dalam hati:
“Gapapa sih… tapi kesel.”
Efek Domino dari Kebiasaan Ini
Walaupun lucu, fenomena ini punya dampak juga lho:
❌ 1. Normalisasi Jam Ngaret
“Kampanye anti-ngaret” masih kalah telak dibanding “kampanye bohong kecil imut-imut”.
❌ 2. Bikin Orang Salah Perhitungan
Yang nunggu bisa:
- keburu lapar,
- keburu kesel,
- keburu cancel order makanan.
❌ 3. Mengganggu Reputasi
Kamu bisa dicap:
“Orang yang kalau bilang OTW berarti belum siap.”
Dan itu menyakitkan, bestie.
Harus Diubah Nggak Sih Kebiasaan Ini?
Jawabannya:
Tidak harus 100% dihilangkan. Tetapi harus lebih jujur dan realistis.
Daripada bilang:
“Bentar lagi nyampe.”
Mending bilang:
“Baru siap-siap ya, sorry telat.”
Kedengarannya simple…
tapi punya nilai kejujuran yang bikin hubungan sehat.
Tapi kalau kamu masih mau pakai kalimat sakral “5 menit lagi” — setidaknya pastikan kamu beneran bergerak.
Jangan lagi ngetik sambil tiduran, please.
Kesimpulan ala Sonya – Santai Tapi Pedas Manis
Fenomena “bentar lagi nyampe” ini adalah:
- kombinasi budaya sungkan,
- rasa ingin terlihat disiplin padahal bohong,
- FOMO,
- dan karakter santun bercampur optimisme palsu.
Kita semua paham itu bohong…
tapi juga paham itu bagian dari kehidupan sosial kita.
Karena pada akhirnya, kalimat itu bukan sekadar soal jarak—
tapi cerita tentang keinginan untuk tidak mengecewakan, walau caranya… kadang memutar.
💬 Jadi, kamu termasuk team jujur apa team “bentar lagi tapi masih di rumah”?
Aku tahu jawabannya… tapi aku mau kamu yang ngaku sendiri. 😏
Sampai jumpa di episode berikutnya!
Sonya pamit dulu, dan semoga kamu semua…
OTW tepat waktu hari ini.
.png)


Pastikan Selalu Berkomentar Yang Baik, Tidak Menyinggung Ras, Suku, Agama dan Rasis
DAFTARKAN DIRIMU MENJADI BAGIAN DARI BANGSA HEBAT DENGAN MENDAFTAR ID BANGSA HEBAT, ADA UNDIAN BERHADIAH DAN JUGA UANG JUTAAN RUPIAH SETIAP BULANNYA. DAFTAR KLIK DISINI Dan Cek Aktivasi ID Kamu Setelahnya Disini Setelah Tergabung dan Memiliki ID BANGSA HEBAT id.bangsahebat.com