TUroTUr5TpA6TUO7BSM0TfG0Ti==

Korupsi di Balik Meja Desa: Ketika Oknum Merusak Kepercayaan Rakyat Kecil, KATA PAK LURAH WAGUYO


BANGSAHEBAT.COM
 - Desa seharusnya menjadi tempat paling dekat dengan kejujuran. Semua orang saling kenal, saling sapa, dan saling percaya. Tapi belakangan, kepercayaan itu sering retak bukan karena orang luar, melainkan oleh oknum perangkat desa sendiri.

Korupsi yang terjadi di desa mungkin tak sebesar di kota, tapi dampaknya langsung menusuk kehidupan rakyat kecil.

Dialog Pak Lurah Waguyo

Pak Lurah Waguyo:
(duduk diam di balai desa, menatap lantai)
“Yang paling menyakitkan dari korupsi desa itu bukan jumlah uangnya, Tin. Tapi pengkhianatan kepercayaan.”

Sutini:
(pelan)
“Maksudnya pengkhianatan gimana, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
“Warga percaya penuh. Mereka titip harapan, titip masa depan. Tapi justru dikhianati dari dalam.”

Bu Ngatini:
“Karena di desa, kepercayaan itu modal utama.”

Korupsi Desa: Kecil di Angka, Besar di Luka

Sutini:
“Tapi katanya uangnya nggak seberapa, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
(menghela napas)
“Bagi pejabat mungkin kecil. Tapi bagi warga desa, itu bisa berarti pupuk hilang, bantuan tak sampai, atau jalan rusak bertahun-tahun.”

Bu Ngatini:
“Yang dikorupsi itu seringnya hak hidup orang kecil.”

Pak Lurah Waguyo:
“Betul. Korupsi desa itu seperti mencuri beras dari dapur rakyat.”

Oknum yang Berlindung di Balik Jabatan

Pak Lurah Waguyo:
“Yang bikin miris, pelakunya sering orang yang tiap hari disapa warga.”

Sutini:
“Yang pakai seragam desa itu ya, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
“Seragam seharusnya lambang pengabdian. Tapi di tangan oknum, jadi tameng.”

Bu Ngatini:
“Warga jadi sungkan menegur.”

Pak Lurah Waguyo:
“Dan rasa sungkan itu dimanfaatkan.”

Modus yang Terlihat Rapi, Tapi Busuk

Sutini:
“Biasanya korupsinya lewat apa, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
“Mark-up proyek, laporan fiktif, potong bantuan, sampai main mata dengan pihak luar.”

Bu Ngatini:
“Di atas kertas rapi, di lapangan kosong.”

Pak Lurah Waguyo:
“Itulah bahayanya. Desa sering kalah bukan karena bodoh, tapi karena terlalu percaya.”

Ketika Rakyat Tak Berani Bicara

Sutini:
“Kenapa warga jarang lapor, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
“Takut. Sungkan. Atau sudah pasrah.”

Bu Ngatini:
“Takut dipersulit urusan administrasi.”

Pak Lurah Waguyo:
“Padahal diam itu memberi ruang korupsi tumbuh subur.”

Transparansi Bukan Formalitas

Pak Lurah Waguyo:
“Banyak yang bilang sudah transparan karena pasang papan anggaran.”

Sutini:
“Itu belum cukup ya, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
“Belum. Transparansi itu harus bisa dipahami rakyat, bukan cuma dipajang.”

Bu Ngatini:
“Kalau rakyat paham, pengawasan hidup.”

Perangkat Desa Harus Siap Diawasi

Pak Lurah Waguyo:
“Jabatan desa itu bukan warisan, bukan kesempatan cari untung.”

Sutini:
“Tapi amanah ya, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
“Betul. Dan amanah harus siap diaudit, ditegur, bahkan diproses hukum.”

Bu Ngatini:
“Kalau yang salah dibiarkan, yang jujur ikut tercemar.”

Anak Muda dan Budaya Antikorupsi

Sutini:
“Anak muda bisa ngapain, Pak?”

Pak Lurah Waguyo:
“Banyak. Awasi, bertanya, dokumentasi, dan jangan takut kritis.”

Bu Ngatini:
“Biar budaya diam diganti budaya peduli.”

Pak Lurah Waguyo:
“Korupsi tumbuh subur di tempat yang sepi pertanyaan.”

Hukum Harus Tegas, Tapi Keadilan Lebih Penting

Pak Lurah Waguyo:
“Saya selalu bilang, kalau ada oknum salah, proses secara hukum.”

Sutini:
“Meski itu orang desa sendiri?”

Pak Lurah Waguyo:
“Justru karena itu. Desa butuh contoh, bukan pembiaran.”

Bu Ngatini:
“Biar kepercayaan bisa pulih.”

Suara Desa untuk Indonesia

Pak Lurah Waguyo:
“Korupsi desa itu seperti rayap. Diam-diam, tapi menghancurkan dari dalam.”

(menatap warga yang lalu lalang)
“Kalau desa rusak oleh korupsi, negara ikut rapuh.”

Bu Ngatini:
“Kejujuran memang berat, tapi menenangkan.”

Sutini:
“Aku pengen desa dikenal karena integritasnya, bukan kasusnya.”

Pak Lurah Waguyo:
(tersenyum tegas dan wibawa)
“Desa akan kuat kalau yang memimpin berani jujur, dan rakyat berani peduli.”

Pastikan Selalu Berkomentar Yang Baik, Tidak Menyinggung Ras, Suku, Agama dan Rasis

DAFTARKAN DIRIMU MENJADI BAGIAN DARI BANGSA HEBAT DENGAN MENDAFTAR ID BANGSA HEBAT, ADA UNDIAN BERHADIAH DAN JUGA UANG JUTAAN RUPIAH SETIAP BULANNYA. DAFTAR KLIK DISINI Dan Cek Aktivasi ID Kamu Setelahnya Disini Setelah Tergabung dan Memiliki ID BANGSA HEBAT id.bangsahebat.com

https://www.bangsahebat.com/search/label/FOKUS%20BANGSA
https://www.bangsahebat.com/p/press-release-gerakan-bangsahebatcom.html

Type above and press Enter to search.